Tampilkan postingan dengan label Stress Management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stress Management. Tampilkan semua postingan

Respon Relaksasi

Mungkin sulit dipercaya sesuatu yang sederhana seperti memusatkan perhatian pada pernapasan selama beberapa menit selama sehari dapat memberikan perubahan fisik yang besar dan bermanfaat.
Sementara ahli yoga telah mengakuinya selama ribuan tahun dan beberapa dokter telah menjelaskannya pada awal abad sembilan belas, adalah Herbert Benson, M.D., Ph.D., dari Harvard Medical School, yang menemukan respons relaksasi.



Ambil Sikap

“Orang optimis benar. Orang pesimis benar” tulis Ralph Waldo dalam bukunya di tahun 1897 yang berjudul: In Tune with the Infinite: Fullness of Peace, Power, and Plenty. “Tiap sikap adalah tepat dari sudut pandang tertentunya, dan sudut pandang itu merupakan faktor penentu dalam kehidupan setiap orang.”

Bagaimana kita memandang situasi yang terjadi pada diri sendiri waktu demi waktu – cerita yang kita katakan kepada diri sendiri dalam dialog yang terus menerus di dalam pikiran kita – mempengaruhi mood dan tingkat kecemasan kita.



Manajemen Stres (Bagian-4) - Seni Relaksasi

Kita benar-benar dapat melatih tubuh dan pikiran untuk berelaksasi, menurut Larry J. Feldman, Ph.D., direktur Pain and Stress Rehabilitation Center di Newark, Delaware, dan penulis Feeling Good Again: The Most Powerful Medicine is What You Can Do for Yourself. Cobalah.

Salah satu cara yang efektif adalah mengubah cara kita bernapas, menurut Dr. Feldman. Tetapi tindakan penenangan sederhana lainnya yaitu bisa dengan: berjalan kaki atau hanya dengan menelepon kawan mungkin cukup untuk mengubah kimiawi otak menjadi lebih baik.



Bagaimana bisa? Dengan secara sadar merelaksasi tubuh dan pikiran, kita memberi sinyal ke otak untuk mulai menghasilkan campuran zat kimia relaksasi yang selanjutnya menyebabkan kita lebih rileks. Melakukan latihan ini secara teratur dapat menghasilkan perubahan fisik dan mental yang positif dan jangka panjang serta toleransi yang lebih kuat terhadap stres.Dr. Feldman mengajarkan suatu proses yang dinamakan respon relaksasi, yang berpusat pada latihan pernafasan, latihan ini mudah dipelajari menurutnya. Inilah beberapa teknik relaksasi:

Manajemen Stres: Dasar-Dasar Managemen Stres (Bagian-3)

Anda tidak dapat melawan stres secara efektif jika gaya hidup anda tidak sehat, inilah cara menyesuaikan hari-hari anda untuk menurunkan stres:

Tidurlah. Mendapatkan tidur yang memadai sangat penting untuk melawan stres. Sebagian besar dari kita membutuhkan tidur selama tujuh sampai delapan jam per hari agar merasa segar menurut Michael J. Nonden, M.D., dalam bukunya "Beyond Prozac". Perhitungan matematika sederhana: anda tidak dapat menonton acara televisi larut malam, kemudian bangun dengan alarm pada jam 05:00 pagi dan telah memiliki waktu tidur yang cukup.

Bagaimana anda tahu jika anda mendapatkan tidur yang cukup? apakah anda sulit terbangun? apakah anda tidur ayam saat menundukkan kepala? maka anda mungkin tidak mendapatkan cukup waktu tidur yang anda butuhkan menurut Dr. Norden.


Test Stres

Untuk menilai tingkat stres dikembangkan peneletian dengan mengembangkan suatu metoda kartu tes, yang dikembangkan oleh Thomas Holmes, M.D., dan rekan penelitiannya di University of Washington School of Medicine di Seatle, melakukan penelitian untuk menilai peristiwa stres yang kita hadapi. Peristiwa dengan angka (atau nilai) lebih tinggi biasanya menimbulkan respon stres yang lebih besar dibandingkan pristiwa dengan angka (atau nilai) yang lebih kecil. Perhatikan bahwa stresor dapat berupa peristiwa negatif maupun positif.



Manajemen Stres (Bagian-2) - Marilah Berlatih

Langkah pertama menghadapi stres secara efektif adalah: Cobalah keluar dan berolahraga setiap hari. Temukan olahraga atau aktivitas yang anda senangi dan lakukanlah. Jadikan itu kebiasaan. Jika tidak ada, berjalan kaki selama 30 menit atau lebih setiap hari. Bahkan berjalan kaki cepat 15 menit akan membantu, menurut Davis S. Bell, M.D., seorang dokter keluarga yang berpraktek di Lyndonville Family Health Center di New York dan penulis "curing fatigue".

Langkah selanjutnya, lakukanlah peregangan. Peregangan menghilangkan ketegangan di otot dan menyegarkan otot dan sendi dengan darah segar dan nutrisi, sehingga menjadikannya tetap sehat.




Stress Management

Dari sudut pandang biologis, manusia adalah hewan: terlahir untuk berlari, memiliki bentuk tubuh untuk mencari makanan melintasi bermil-mil tanah lapang setiap hari. Sudah tentu kita tidak melakukan hal ini lagi, kita seringnya duduk membungkuk di depan keyboard komputer atau terlibat dalam pekerjaan yang relatif sedentarik (banyak diam) lainnya atau pekerjaan fisik yang monoton. 

Tetapi proses kimiawi dalam tubuh kita tatap dalam keadaan primitif, siap untuk melangkah lebar, mengendap-endap secara diam-diam, dan berlari cepat dalam hitungan sepersekian detik untuk memperdaya singa. Pasti, kita dapat mengajar diri kita sendiri secara lebih positif, dengan meningkatkan respon terhadap situasi stres, tatapi reaksi kimia primitif ini masih terjadi, hal ini adalah genetis, naluriah.